MTQ Nasional XXXVI Tingkat Kabupaten Tapin Tahun 2025 telah diselenggarakan di Desa Miawa, Kecamatan Piani pada tanggal 13 April 2025 sampai Tanggal 15 April 2025. Hari Minggu Tanggal 13 April 2025 dimulai sekitar pukul 14.00 Wita, acara yang pertama Pawai Taaruf yang diikuti oleh Kafilah dari 12 Kecamatan dan di iringi oleh Tim Satpol PP yang memainkan Drumband. Kemudian Pelantikan dan Orientasi Dewan Hakim. Selanjutnya Pukul 20.00 Wita dilanjutkan kembali Acara Pembukaan Acara MTQ Nasional XXXVI yang di Buka langsung oleh Bapak Bupati Tapin, kemudian ceramah Agama oleh UAS Banjar, dilanjutkan pembagian Doorprize untuk Peserta dan Penonton yang hadir pada Acara tersebut. Acara terakhir Lomba MTQ Golongan Dewasa. Acara dilanjutkan Tanggal 14 dan 15 April lagi dengan berbagai kategori lomba dan banyak doorprize-doorprize lagi yang akan dibagikan di acara tersebut. Acara megah tersebut mengundang banyak peserta dari seluruh pelosok daerah, bertujuan utama untuk meningkatkan kualitas bacaan, hafalan, dan pemahaman Al-Qur'an. Dengan semangat membara, generasi muda turut serta dalam kompetisi ini dengan harapan dapat membentuk individu yang Qur'ani, mendorong minat baca masyarakat terhadap Al-Qur'an, serta menciptakan lingkungan yang penuh dengan keberkahan dan ketenangan. Para peserta, mulai dari anak-anak hingga dewasa, berkompetisi dalam pengembangan tilawah dan Tafid Qur'an dengan penuh semangat dan kegembiraan. Mereka tidak hanya menampilkan kepiawaian dalam membaca Al-Qur'an, tetapi juga memperlihatkan kedalaman pemahaman terhadap ayat-ayat suci yang terkandung di dalamnya. Tak hanya sekadar sebuah ajang kompetisi, MTQ Nasional XXXVI juga menjadi wahana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Suasana kebersamaan dan silaturahmi antar peserta serta penduduk setempat turut memberikan warna tersendiri, meneguhkan rasa persaudaraan dalam landasan agama yang sama. Melalui kesuksesan acara ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Tapin semakin terkesima dan termotivasi untuk lebih mendalami isi Al-Qur'an, menjadikannya sebagai pedoman hidup sehari-hari, serta meresapi makna dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Dengan begitu, diharapkan nilai-nilai luhur Islam akan semakin tersebar luas dan menjadi pijakan utama dalam membangun moral dan karakter bangsa ke depan.